SALING MENASEHATI DAN BERBUAT BAIK
Surah Luqman/31:13-14
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا
بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Allah SWT memperingatkan kepada Rasulullah saw nasihat
yang pernah diberikan kepada putranya, waktu ia memberi pelajaran kepada
putranya itu. Nasihat itu ialah: "Wahai anakku, janganlah engkau
mempersekutukan sesuatu dengan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah itu
adalah kelaliman yang sangat besar
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ
أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي
وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِي
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orangtuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu, hanya kepada-Ku lah kembalimu”
Hadis
“Dari Abu Said al-Khudri ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah saw.bersabda: ’Barangsiapa di antara kalian melihat sesuatu kemungkaran, maka hendaklah mengubahnya dengan tangannya, jika mampu, dan jika tidak mampu, maka dengan hatinya. Yang sedemikian itu adalah selemahlemahnya iman" (HR. Muslim).
Isi Kandungan
Allah Swt. memerintahkan manusia
melalui nasihat Luqman agar tidak menyekutukan Allah Swt. dengan apapun, dan
menegaskan bahwa syirik adalah kezaliman yang besar;
Allah Swt. memerintahkan manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtua, terutama ibunya yang telah mengandung, melahirkan, dan merawatnya dengan penuh kasih;
Manfaat Saling
Menasihati:
1
Nasihat
dari orang lain merupakan kontrol sosial pada saat kita terlena dan tidak mampu
melakukan introspeksi (muhasabah).
2
Mengingatkan
diri sendiri untuk konsekuen (jika kita sebagai pemberi nasihat).
3
Selalu
menjaga kebersihan hati dan pikiran dari niat dan rencana kotor/tercela.
4
Terjalinnya
persatuan dan persaudaraan antara pemerintah dan semua lapisan masyarakat.
5 Terjaganya lingkungan dari kemaksiatan dan penyakit sosial.
Sikap dan perilaku terpuji yang
harus dikembangkan terkait dengan tema saling menasihati ialah sebagai berikut:
1.
Menjadikan
masalah tauhid dan larangan syirik sebagai materi utama dalam menyampaikan
nasihat.
2.
Mengingatkan
orang yang kita nasihati (umat) tentang besarnya jasa-jasa orangtua kepada
anak-anaknya, terutama ibu yang telah mengandung,melahirkan, menyusui, dan
merawat dengan penuh kasih.
3.
Menyampaikan
nasihat dengan cara-cara yang santun dan beradab.
4.
Menerima
nasihat dengan lapang dada, dari manapun nasihat itu datang;
5.
Menjalin
silaturrahim dengan sesama dai dan umat.
Surah Al
Baqarah Ayat 83
وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مُعْرِضُونَ
Dan
(ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah
kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum
kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata
yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian
kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu
selalu berpaling.
Hadis
Dari Syadad bin Aus, bahwa Rasulullah saw. Bersabda : “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan berbuat Ihsan atas segala sesuatu, maka apabila kamu membunuh hendaklah membunuh dengan cara yang baik, dan jika kamu menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik dan hendaklah menajamkan pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya”. (HR.Muslim).
Isi Kandungan
Dalam Q.S. al-Baqarah/2:83 Allah Swt. memerintahkan Bani Israil agar menyembah Allah Swt., berbuat baik (Ihsan) kepada kedua orangtua, kerabat,anak-anak yatim, dan orang-oang miskin. Dan agar bertuturkata yang baik kepada manusia, tetapi mereka tetap membangkang.
Manfaat
Berbuat Baik
“Kebaikan akan berbalas kebaikan”, adalah janji Allah dalam al-Qur'an. Bebruat ihsan adalah tuntutan kehidupan kolektif. Karena tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri, maka Allah menjadikan saling berbuat baik sebagai sebuah keniscayaan. Berbuat baik (Ihsan) kepada siapa pun, akan menjadi stimulus terjadinya “balasan” dari kebaikan yang dilakukan. Demikianlah, Allah Swt. Membuat sunah (aturan) bagi alam ini, ada jasa ada balas. Semua manusia diberi “nurani” untuk berterima kasih dan keinginan untuk membalas budi baik
TERBIASA SALING MENASEHATI DAN BERBUAT BAIK
Sikap dan
perilaku berbuat baik, diantaranya;
1
Melakukan
ibadah ritual (salat, zikir, dan sebagainya) dengan penuh kekhusyukan dan
keikhlasan;
2
Birrul
walidain (berbuat baik kepada kedua
orangtua), dengan mengikuti semua keinginannya jika memungkinkan, dengan syarat
tidak bertentangan dengan aturan Allah Swt.;
3
Menjalin
hubungan baik dengan kerabat;
4
Menyantuni
anak yatim dan fakir miskin;
5
Berbuat
baik kepada tetangga;
6
Berbuat
baik kepada teman sejawat;
7
Berbuat
baik kepada tamu dengan memberikan jamuan dan penginapan sebatas kemampuan;
8
Berbuat
baik kepada karyawan/pembantu dengan membayarkan upah sesuai perjanjian;
9
Membalas
semua kebaikan dengan yang lebih baik;
10 Membalas kejahatan dengan kebaikan, bukan dengan kejahatan serupa;
11 Berlaku baik kepada binatang, dengan memelihara atau memperlakukannya dengan baik. Jika menyembelih ataupun membunuh, lakukan dengan adab yang baik dan tidak ada unsur penganiayaan.
Untuk Modul Materi dapat di buka dan download di bawah ini !!!
Komentar
Posting Komentar